Jumat, Juni 29, 2012

HELLO :D

hello, blog saya tercinta yang paling saya sayangi melebihi apapun di dunia ini haha.
Saya sadara, sudah amat sangat lama sekali saya tidak berbaik hati kepadamu blog saya tercintaaa...
Sebenarnya, sudah sejak awal bulan ini saya mau menulis di sini, tapi berhubung banyak hal lain yang harus saya utamakan, saya jadi melupakanmu blog saya tercintaaa.
oke, saya tidak akan menulis tentang apapun, saya hanya mau berjumpa dan bersua kembali dengan bloh penuh cerita ini. :)
Oiya, blog cantik, sekarang saya punya beberapa page blog yang sedang saya kembangkan, jadi maaf jika saya jarang sekali berkunjung ke sini.

sebenarnya, akhir-akhir ini saya sedang teringat tentang banyak hal, dan saya pun melihat halaman blog ini, dan membacai semua tulisan-tulisan saya yang saya tulis beberapa tahun yang lalu,
Dan yap, saya jadi kangen sama blog ini hehe..

Oke blog, sekarang saya punya mimpi-mimpi baru dan berbagai rencana baru, serta beberapa kegiatan yang baru.
Jadi, kapan-kapan mungkin akan saya bagi ke sini blog saya tercinta haha..

Yasuda, sepertinya saya di sini hanya mau menyampah saja hehe.

salam manis,
rida
29062012

Kamis, Juni 14, 2012

DARI RIDA :)

klik link ini yaa :)

14 Juni 2012
_rida_

Selasa, Juni 05, 2012

Memory and Tommy (1)

Masih cukup gelap saat itu. Ketika sinar mentari belum menampakkan diri sepenuhnya kepada planet ini, terlihatlah seorang perempuan sedang berdiri termenung di balik jendela kamarnya yang terletak di lantai 2 dari sebuah gedung tua berwarna merah kecokelatan. Matanya menatap kosong, pikirannya tak dapat terbaca. Sejenak ia menempelkan tangannya di jendela kemudian melepaskannya. Terlihatlah sebuah pola berbentuk tangan yang membekas di jendela itu. Memory pun tersenyum melihat bekas tangannya sendiri yang menempel di jendela. Ada sebentuk kelegaan yang timbul dalam dirinya ketika melihat bekas tempelan tangannya itu. Perlahan-lahan, mata emasnya kembali bersinar, wajahnya pun terlihat sedikit lebih relaks, dan seutas senyum pun terlihat meskipun malu-malu. Namun sejenak kemudian ia kembali meragu. Matanya kembali kosong, pikirannya tak terbaca. Tanpa disadarinya, ia melontarkan sebuah pertayaan,