Kamis, Januari 26, 2012

Singing #5

Satu yang kupinta
Yakini dirimu
Hati ini milikmu

Semua yang kulakukan untukmu
Lebih dari sebuah kata cinta
Untukmu

 Kuingin kau tahu isi di hatiku
Ku tak akan lelah menjaga hati ini
Hngga dunia tak bermentari

Kamis, Januari 19, 2012

The World Without Us

Manusia telah hidup di planet biru ini ribuan tahun lamanya. Selama itulah mereka telah berevolusi, melalui survival the fittest, hingga menjadi spesies paling unggul di muka bumi. Sayangnya, untuk mencapai hal itu, manusia telah banyak mengorbankan berbagai keanekaragaman hayati planet bumi. Seringkali hal-hal yang telah mereka korbankan tidak dapat kembali lagi, atau menjadi punah. Terkadang ada juga yang menyisakan goresan luka pada permukaan bumi yang sulit disembuhkan. Sungguh, manusia telah melakukan banyak tekanan pada planet biru ini. Seandainya suatu saat nanti manusia tiba-tiba menghilang atau punah, apakah planet kecil ini dapat mengembalikan keadaannya seperti semula lagi, seperti sebelum manusia muncul dan berjalan dengan kedua kakinya? Kira-kira itulah yang berusaha digambarkan oleh Alan Weisman dalam bukunya ’The World Without Us’.

Membayangkan dunia tanpa manusia, berarti sama dengan membayangkan dunia saat manusia belum muncul. Karena itulah, dalam buku setebal 407 halaman ini, Weisman akan mengajak kita ke alam romantisme masa prasejarah dimana semuanya begitu indah. Alam yang hijau, keharmonisan yang

Senin, Januari 16, 2012

Nanti


Nanti, ketika aku sudah lupa tentang indahnya tawa,
Maukah kalian ingatkan aku tentang kebodohan kita?
Nanti, ketika aku sudah tak bisa lagi merasa rindu,
Maukah kalian tunjukkan padaku album kita?
Nanti, ketika air mataku sudah kering,
Maukah kalian perlihatkan padaku tentang hari perpisahan kita?
Nanti, ketika aku sudah tak bisa merasa perih,
Maukah kalian ingatkan aku tentang pertengkaran kita?
Nanti, ketika aku tak bisa lagi merasai dan mengucap “Semangat!”,
Maukah kalian putar kembali saat-saat perjuangan kita bersama?
Dan nanti, ketika aku tak ingat lagi apa itu cinta dan kasih sayang,
Maukah kalian kembali hadir sejenak dalam hidupku?

Semarang, September, 4th 2010 ; 10.55 p.m.
_rida_

Minggu, Januari 08, 2012

Dua Tahun Si Ped


Yap, sekarang tanggal 8 januari. Tepat, dua tahun yang lalu alm. Si pedrosa aku meninggal dunia. Well, kalau ditanya gimana rasanya, jujur kadang ,masih ngerasa sedih kalau inget betapa lucu dan baiknya dia. Hehe..

Jujur ya, kemarin, tepat semalem tadi, aku abis liat salah satu program di salah satu televisi swasta. Di acara itu, ditampilkan tentang beberapa tingkah lucu dan menarik dari hewan peliharan. Di situ, ada kucing dengan berbagai tingkah lucunya, dan juga ada anjing yang bermain dengan alat pembersih debu. Dari situ, mengingatkan aku sama Si Ped.

Dulu, ya kalau aku sedang menyapu, pasti Si Ped langsung menghampiri dan mengajak bermain dengan sapu itu. Iya sih, waktu itu aku sering ngerasa jengkel sendiri sama tingkahnya Si Ped, dan sering dia malah aku marahin. Dan emang kucing, kalau udah dimarahin gitu malah manja-manjaan sama aku hehe. Dan itu membuat aku malah tambah jengkel kadang. Tapi, kalau sekarang, aku malah kangen banget sama kejadian itu.

Oya, lalu aku masih ingat sekali bagaimana dia selalu menemani aku. Saat aku sendirian di rumah, atau pun saat aku sedang belajar. Walaupun ngga bisa membantu apa-apa, tetap saja dia menemani aku. Dia duduk di sebelah aku, atau tiduran di sebelah aku. Dan malah, manja-manjaan ke aku, meski pun kalau dia begitu aku marahin dan akhirnya dia hanya diam di sebelah aku. Hehe..

Si Ped itu kucing yang pintar, pernah dulu aku pulang sekolah dan rumahnya di kunci. Padahal kakak aku ada di dalam rumah, tapi dia sedang tidur. Karena tahu aku pulang, Si Ped pun seperti ingin membukakan pintu. Tapi, apa daya dia hanya seekor kucing, maka ya di ngga bisa bukain pintu rumah yang dikunci. Akhirnya di mengeong-ngeong membangunkan kakak aku, dan member petunju kalau aku pulang dan butuh dibukakan pintu. Ya, itu kejadian yang paling mengena sekali haha :D

Sekarang, Si Ped udah ngga ada di dunia ini lagi. Dan mungkin itu lebih baik buat dia dan kami semua. Tapi, satu hal walaupun Si Ped udah ngga ada sama-sama kami lagi, Si Ped tetep adalah kucing yang aku,kakakku,mamiku, dan ayahku sayangi selalu.

I love you Ped J

Semarang, 8 Januari 2012
-rida-

Senin, Januari 02, 2012

Wijayanto on Softskill Series: Interview Kerja

Ini adalah laporan dari acara bertajuk Wijayanto on Softskill Series yang diselenggarakan di Universitas Paramadina pada 9 November 2011


Interview, dalam hal ini interview kerja, adalah sebuah ringkasan hidup. Dalam waktu yang singkat di sebuah ruangan kecil, seseorang harus menceritakan seluruh hidupnya kepada seorang yang dapat mengetahui apakah seseorang berkata jujur atau tidak. Ini mungkin adalah sebuah proses yang menakutkan, apalagi bagi orang yang belum pernah mengalaminya. Beberapa mungkin malah menganggapnya sesuatu yang tidak penting sehingga merasa tidak perlu melakukan persiapan apa-apa untuk menghadapinya. Sesungguhnya, interview kerja adalah waktu yang singkat namun akan menentukan hidup seseorang jauh ke depan.

Sebuah interview akan terasa mudah jika kita menjawab setiap pertanyaan yang diberikan apa adanya, namun akan menjadi sulit kala kita berusaha mengarang-ngarang jawaban yang kita pikir akan memuaskan sang interviewer. Sesungguhnya tidak ada satu pun jawaban yang akan pernah memuaskan sang interviewer. Satu-satunya yang akan dihargai oleh interviewer adalah kejujuran walaupun terkadang jawaban jujur akan mengurangi poin positif kita. Namun, kejujuran tetaplah poin terpenting dari interview. Sebab, ketika kita tidak jujur dan entah bagaimana kita dapat diterima di perusahaan tersebut, kita akan mendapati diri tidak sanggup menyesuaikan dengan lingkungan kerja. Bukan hal yang tidak mungkin jika kita akan dipecat dengan sangat cepat. Dan karyawan yang dipecat dengan sangat cepat tentu akan sulit mendapatkan pekerjaan yang bagus nantinya, karena namanya sudah tercoreng.

Dari uraian di atas, tentu kita dapat memahami mengapa interview dapat menentukan hidup kita jauh ke depan (kecuali bagi orang yang ingin berwirausaha). Oleh sebab itu, malam ini pak Wija akan membagi sedikit ilmunya mengenai interview pada kita. Oya bagi yang belum tahu, pak Wija adalah Deputi Rektor Universitas Paramadina yang telah bertahun-tahun menjadi interviewer. Dia tentu adalah narasumber yang amat baik untuk membagi ilmu tentang interview bukan?